MITSAQAN GHALIZHA
Bismillahirrahmanirrahim..
Pada kesempatan ini, mari kita menghayati sepotong ayat Allah di bawah:
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir (Ar-Rum: 21).
Sesungguhnya Dialah pencipta sekelian makhluk di bumi dan langit, yang Maha Berkuasa dan Pengurus terhadap segala sesuatu. Dialah Allah, tiada Tuhan yang layak disembah selain-Nya. Segala puji bagi-Nya yang telah menciptakan manusia dengan sebaik-baik penciptaan. Antara nikmat-nikmat yang dikurniakan Allah S.W.T. kepada hamba-hambaNya di bumi ini adalah nikmat untuk berkasih-sayang. Islam menggalakkan umatnya untuk berkasih-sayang antara satu sama lain kerana Dialah yang mencampakkan perasaan itu ke dalam hati-hati manusia.
Sesungguhnya setiap lelaki mempunyai kecenderungan terhadap perempuan dan sebaliknya. Kasih sayang antara lelaki dan perempuan perlu diletakkan pada tempatnya. Tempat yang terbaik untuk menyatukan hubungan kasih sayang antara kaum Adam dan Hawa ini adalah dengan mendirikan rumahtangga.
Ingatlah pesanan Rasulullah S.A.W. dalam hadisnya “Cinta yang akan dinilai adalah cinta yang diikat dengan ikatan pernikahan (Riwayat At-Tabrani).
“Bagaimana kamu akan mengambilnya kembali, padahal sebagian kamu telah bergaul (bercampur) dengan yang lain sebagai suami-isteri. Dan mereka (isteri-isterimu) telah mengambil dari kamu perjanjian yang kuat.” (An-Nisa’: 21)
Begitulah juga bagi sekelian makhluk yang diciptakanNya, dijadikan berpasang-pasangan agar dapat meneruskan kehidupan untuk memenuhi kehendak naluri masing-masing.
“Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda yang banyak dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, binatang ternak dan sawah ladang..” (Ali ‘Imran: 14)
Yang Maha Pencipta tidak mungkin membiarkan makhluknya tanpa memberikan panduan untuk memenuhi kehendak naluri masing-masing. Mana mungkin tidak disediakan tatacara yang paling molek untuk memenuhi tuntunan naluri mereka..
Selayaknya sebagai Maha Pencipta Allah pasti mengetahui dan paling memahami kehendak dan fitrah makhluk yang diciptakanya. Dia menyempurnakan penciptaaanNya dengan anugerah pasangan hidup yang membawa manusia kepada perasaan ketenangan, tenteram dan kasih sayang.
Hubungan pernikahan telah disyariatkan sebagai satu perjanjian yang menghalalkan hubungan antara lelaki dan perempuan sesuai tuntutan fitrah mereka yang mempunyai rasa keinginan terhadap pasangannya. Laksana sebatang pohon yang teguh, tunjang kepada hubungan tersebut adalah ikatan aqidah yang kukuh, disiram dengan perasaan kasih-sayang yang paling dalam dan ikhlas untuk mengejar keredhaan dari sang Pencipta. Hubungan yang termeterai di atas dasar yang suci ini dan sesuai dengan kehendak Yang Maha Esa sudah pasti menjadi syarat tercapainya kebahagiaan yang hakiki.
“...Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah lah tempat kembali yang baik.” (Al- ‘Imran: 14)
InsyaAllah, dengan penuh kesyukuran dan rendah hati, kami mengumumkan bahawa Majlis Akad Nikah kami akan diadakan pada:
Tarikh: 20 November 2009/ 3 Zulhijjah 1430H
Hari: Jumaat
Masa: 5pm
Tempat: Masjid Rafeah, Taman Uda
Mohon doa daripada kalian:
Barakallahu lakuma, wa barak 'alaikum wa jam'a bainakuma fil khayr
Wa razaqakuma zurriyatan tayyibatan tanfa'ul islam wal muslimin
Maksudnya:
Semoga Allah memberkahi kalian dan melimpahkan berkah kepada kalian, dan mengumpulkan kalian dalam kebaikan, serta mengurniakan kalian zuriat yang memberi manfa'at kepada Islam dan muslimin keseluruhannya.
Moga hubungan yang akan terbina ini mendapat naungan dan keredhaan daripadaNya, Tuhan sekalian alam, Allahu Robbul ‘alamin..